Home » Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank

Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank

Selamat datang di pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif, kemampuan untuk merancang dan mengembangkan produk serta layanan yang inovatif bukan lagi sekadar keunggulan — melainkan kebutuhan strategis. Perubahan perilaku nasabah, kemajuan teknologi digital, dan dinamika pasar yang bergerak cepat menuntut setiap institusi keuangan untuk lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Produk dan layanan perbankan yang relevan hari ini bisa saja kehilangan daya saing dalam waktu singkat jika tidak disertai strategi pengembangan yang matang dan berkelanjutan.

Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank

Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank ini termasuk dalam materi pelatihan Perbankan & Jasa Keuangan, yang dirancang untuk membantu para profesional perbankan memahami bagaimana menciptakan produk dan layanan yang tidak hanya menarik secara komersial, tetapi juga selaras dengan prinsip profitability, sustainability, dan risk management. Peserta akan diajak menelusuri berbagai aspek penting mulai dari analisis kebutuhan nasabah, memahami perilaku konsumen serta faktor yang mendorong keputusan mereka dalam memilih produk keuangan, hingga bagaimana merancang strategi orientasi pelanggan yang efektif.

Selain itu, pelatihan ini juga mengupas secara mendalam tentang daur hidup produk perbankan, mulai dari tahap perencanaan, pengembangan, uji pasar, hingga evaluasi keberhasilan produk di lapangan. Tak kalah penting, peserta akan belajar bagaimana mengelola risiko yang muncul dari peluncuran produk baru, serta cara melakukan market testing untuk memastikan produk diterima dengan baik oleh target pasar.

Melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis studi kasus, pelatihan ini diharapkan mampu membekali peserta dengan wawasan strategis sekaligus keterampilan praktis untuk mengembangkan produk dan layanan perbankan yang inovatif, kompetitif, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah di era digital yang terus berkembang.

APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?

  1. Persaingan industry perbankan dan kondisi pasar saat ini
  2. Analisa kebutuhan nasabah
  3. Memahami perilaku konsumen dan faktor penyebab mereka membeli
  4. Konsep profitability, sustainability dan risk dari produk bank
  5. Memahami daur hidup dan siklius sebuah produk
  6. Proses dan langkah penciptaan/pengembangan produk dan jasa
  7. Customer orientation strategy
  8. Manajemen risiko produk baru
  9. Market testing dan mengukur keberhasilan diterimanya produk baru

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  • Peserta pelatihan mampu mengidetifikasi tantangan dan peluang bisnis untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya.
  • Peserta pelatihan mampu melakukan analisa dan evaluasi secara menyeluruh terkait aspek lingkungan internal dan eksternal organisasi sehingga mampu memberikan acuan baru dalam inovasi dan pengembangan produk dan layanannya.
  • Peserta pelatihan mampu menyusun strategi dan kebijakan yang tepat dalam merespon perkembangan yang ada.

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Auditor, para pimpinan, para pengambil keputusan dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan khususnya pada sektor keuangan dan perbankan.
  • Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

JADWAL PELATIHAN STRATEGI PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK & LAYANAN BANK

  • 2-3 Januari 2025 
  • 19-20 Februari 2025 
  • 19-20 Maret 2025 
  • 21-22 April 2025 
  • 13-14 Mei 2025 
  • 11-12 Juni 2025 
  • 3-4 Juli 2025 
  • 27-28 Agustus 2025 
  • 22-23 September 2025 
  • 8-9 Oktober 2025 
  • 26-27 November 2025 
  • 17-18 Desember 2025

BIAYA PELATIHAN

Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank Public

Biaya Public Training silahkan hubungi kami.

Durasi pelatihan : 2 hari.

Catatan :

  1. Harga diatas adalah harga untuk public training di Yogyakarta.
  2. Biaya pelatihan sudah termasuk ruang pelatihan di hotel beserta perlengkapan pelatihan, makan siang, coffee break 2x, modul materi, sertifikat, training kit dan souvenir.
  3. Biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi (penginapan) peserta pelatihan.
  4. Biaya sudah termasuk biaya pajak.
  5. Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.

Pelatihan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & layanan Bank Online

Biaya Online Training silahkan hubungi kami.

Durasi pelatihan : 2 hari.

Catatan:

  1. Harga diatas adalah harga untuk online training.
  2. Pelatihan online menggunakan media Zoom Meeting atau media lainnya sesuai kebutuhan.
  3. Biaya pelatihan sudah termasuk Softcopy materi pelatihan, rekaman video pelatihan & Sertifikat pelatihan.
  4. Biaya sudah termasuk biaya pajak.
  5. Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.

Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank: Kunci Inovasi di Era Digital Perbankan

Beberapa tahun terakhir, dunia perbankan mengalami transformasi besar-besaran. Nasabah kini tidak lagi mengandalkan teller atau kantor cabang untuk sekadar melakukan transaksi. Mereka menginginkan kemudahan, kecepatan, dan akses layanan yang bisa dilakukan hanya dari ponsel. Fenomena ini memaksa bank untuk berpikir ulang tentang cara mereka mendesain dan mengembangkan produk serta layanan. Di sinilah pentingnya Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank — sebagai kunci adaptasi terhadap kebutuhan nasabah modern.

Nasabah generasi muda, terutama milenial dan Gen Z, memiliki ekspektasi tinggi terhadap pengalaman digital. Mereka mengutamakan efisiensi, tampilan antarmuka yang intuitif, serta layanan yang terintegrasi dengan gaya hidup digital mereka. Bank yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan tren ini perlahan akan ditinggalkan oleh pasar. Maka, strategi yang baik bukan hanya sekadar menciptakan produk baru, tetapi juga membangun pengalaman yang menyeluruh.

Tantangan dan peluang bagi industri perbankan

Transformasi digital memang membuka peluang baru, tapi juga membawa tantangan besar. Persaingan kini tidak hanya datang dari sesama bank, tetapi juga dari fintech dan platform digital. Mereka menawarkan solusi keuangan yang lebih cepat, murah, dan user-friendly. Bagi bank, tantangan ini justru menjadi dorongan untuk berinovasi melalui penerapan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang relevan dan berorientasi pada nilai tambah bagi nasabah.

Dengan strategi yang tepat, bank dapat menciptakan layanan yang bukan hanya efisien, tetapi juga memberikan pengalaman personal dan emosional kepada pengguna. Inilah yang menjadi pembeda utama di era persaingan digital saat ini.

Mengapa inovasi produk dan layanan menjadi kebutuhan mendesak

Dalam industri yang sangat dinamis seperti perbankan, stagnasi berarti kehilangan. Produk dan layanan yang tidak berinovasi akan cepat usang. Inovasi menjadi keharusan, bukan sekadar pilihan. Melalui Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, lembaga keuangan dapat terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar dan perubahan perilaku nasabah.

Selain itu, inovasi yang tepat membantu bank menjaga loyalitas nasabah, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat citra merek. Maka, setiap langkah pengembangan produk harus dirancang dengan visi jangka panjang dan berbasis data yang kuat.

Konsep Dasar Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank

Definisi perancangan dan pengembangan produk perbankan

Dikutip dari taxmann.com, perancangan dan pengembangan produk perbankan adalah proses strategis untuk menciptakan layanan baru atau memperbaiki produk yang sudah ada agar sesuai dengan kebutuhan nasabah. Proses ini melibatkan riset pasar, inovasi desain, analisis risiko, dan implementasi teknologi. Dalam konteks Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, kegiatan ini bertujuan menghasilkan solusi keuangan yang praktis, aman, dan kompetitif.

Misalnya, pengembangan aplikasi mobile banking yang memungkinkan nasabah mengajukan pinjaman atau membuka rekening secara digital tanpa perlu datang ke cabang. Produk seperti ini lahir dari proses perancangan yang matang dan terencana.

Hubungan antara strategi bisnis dan pengembangan layanan

Strategi pengembangan produk tidak dapat berdiri sendiri. Ia harus selaras dengan arah bisnis dan tujuan jangka panjang perusahaan. Bank yang ingin meningkatkan porsi pendapatan non-bunga, misalnya, perlu merancang produk digital seperti e-wallet, marketplace investasi, atau layanan transaksi lintas negara. Dalam hal ini, Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank menjadi alat untuk menerjemahkan visi bisnis menjadi solusi nyata bagi nasabah.

Keterkaitan ini memastikan bahwa setiap inovasi yang dilakukan tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memberikan dampak langsung pada profitabilitas dan daya saing bank.

Tujuan utama pengembangan produk dalam konteks persaingan industri

Dalam industri perbankan yang ketat, tujuan utama pengembangan produk adalah menciptakan nilai tambah yang membedakan bank dari pesaingnya. Melalui penerapan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, lembaga keuangan dapat memperluas pangsa pasar, menarik segmen baru, serta mempertahankan nasabah lama dengan penawaran yang lebih menarik.

Selain itu, pengembangan produk juga membantu bank meningkatkan efisiensi internal, misalnya dengan digitalisasi proses dan otomatisasi layanan yang sebelumnya manual. Hasil akhirnya adalah peningkatan kepuasan nasabah dan kinerja keuangan yang lebih baik.

Analisis Kebutuhan Nasabah sebagai Fondasi Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank

Teknik memahami kebutuhan dan preferensi nasabah

Langkah pertama dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank adalah memahami siapa nasabahnya. Bank harus menggali data perilaku, pola transaksi, dan preferensi nasabah melalui survei, wawancara, atau analisis big data. Dari situ, bank dapat mengetahui layanan apa yang paling dibutuhkan dan fitur mana yang paling dihargai oleh pengguna.

Pendekatan berbasis data ini memungkinkan bank untuk membuat keputusan yang lebih akurat dalam merancang produk baru. Misalnya, hasil analisis dapat menunjukkan bahwa nasabah muda lebih suka fitur investasi otomatis atau cashback digital daripada tabungan konvensional.

Segmentasi pasar dan personalisasi layanan

Setelah memahami kebutuhan nasabah, langkah selanjutnya adalah segmentasi pasar. Tidak semua nasabah memiliki kebutuhan yang sama. Ada nasabah korporasi yang membutuhkan solusi cash management, sementara individu muda lebih tertarik pada layanan keuangan digital. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang efektif selalu menyesuaikan fitur, harga, dan saluran distribusi berdasarkan segmen ini.

Lebih jauh lagi, bank kini mulai memanfaatkan AI dan machine learning untuk menciptakan layanan personalisasi. Contohnya, aplikasi mobile banking yang dapat memberikan rekomendasi produk investasi sesuai profil risiko pengguna. Dengan personalisasi, hubungan antara bank dan nasabah menjadi lebih erat.

Proses Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang Efektif

Tahapan pengembangan: ide → desain → uji coba → peluncuran

Pengembangan produk perbankan harus melalui proses yang sistematis. Dimulai dari pengumpulan ide, perancangan konsep, pembuatan prototipe, pengujian, hingga peluncuran ke pasar. Dalam setiap tahap, Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank memastikan bahwa produk yang diciptakan sesuai dengan kebutuhan nasabah dan regulasi yang berlaku.

Tahapan ini juga melibatkan penilaian kelayakan finansial dan analisis risiko agar setiap produk yang diluncurkan memberikan nilai ekonomi yang jelas bagi bank.

Kolaborasi lintas divisi: pemasaran, IT, risiko, dan kepatuhan

Tidak ada produk perbankan yang bisa sukses tanpa kerja sama lintas divisi. Tim pemasaran memahami pasar, IT menyiapkan infrastruktur teknologi, divisi risiko menilai potensi kerugian, dan kepatuhan memastikan semuanya sesuai regulasi. Kolaborasi ini menjadi inti dari Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank.

Melalui pendekatan kolaboratif, bank dapat mempercepat proses pengembangan sekaligus meminimalkan risiko kesalahan yang bisa terjadi akibat kurangnya koordinasi.

Pentingnya feedback loop dalam penyempurnaan produk

Setelah peluncuran, pekerjaan belum selesai. Produk harus terus dievaluasi melalui feedback loop dari nasabah dan karyawan internal. Umpan balik ini menjadi dasar penyempurnaan berkelanjutan agar produk tetap relevan. Dalam konteks Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, siklus umpan balik ini memastikan bahwa inovasi berjalan dinamis dan berkelanjutan.

Bank yang aktif mendengarkan masukan nasabah biasanya lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan tren dan kebutuhan pasar.

Inovasi Digital dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank

Integrasi teknologi seperti AI, open banking, dan blockchain

Teknologi menjadi tulang punggung inovasi di sektor perbankan. Penerapan AI membantu bank dalam menganalisis perilaku nasabah dan mendeteksi potensi risiko. Sementara open banking membuka peluang kolaborasi dengan fintech melalui API yang memudahkan integrasi data dan layanan. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang memanfaatkan teknologi ini akan menghasilkan solusi keuangan yang lebih cerdas dan efisien.

Blockchain juga mulai digunakan untuk meningkatkan transparansi transaksi dan mempercepat proses pembayaran lintas negara.

Digital onboarding dan layanan berbasis aplikasi

Salah satu inovasi terbesar adalah proses digital onboarding. Calon nasabah kini bisa membuka rekening atau mengajukan pinjaman tanpa harus datang ke cabang. Proses ini menjadi contoh konkret penerapan Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan.

Selain itu, layanan berbasis aplikasi seperti mobile banking, internet banking, hingga virtual assistant semakin memperkuat interaksi digital antara bank dan nasabah.

Peran transformasi digital dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan nasabah

Transformasi digital tidak hanya mengubah cara bank bekerja, tetapi juga cara nasabah merasakan layanan. Dengan penerapan sistem otomatis dan analisis data real-time, bank bisa memberikan layanan yang cepat, akurat, dan aman. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang berfokus pada efisiensi digital juga membantu menurunkan biaya operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan nasabah.

Hal ini menciptakan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan gaya hidup modern.

Faktor Risiko dan Kepatuhan dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank

Prinsip kehati-hatian dan regulasi OJK/BI yang harus dipatuhi

Setiap produk baru yang dikembangkan harus mengikuti prinsip kehati-hatian. Regulasi dari OJK dan Bank Indonesia menjadi panduan utama agar inovasi tetap dalam koridor hukum. Dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, aspek kepatuhan menjadi landasan penting agar bank tidak menghadapi risiko hukum atau reputasi di kemudian hari.

Kepatuhan juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi perbankan.

Manajemen risiko operasional dan risiko reputasi

Risiko adalah bagian tak terpisahkan dari setiap inovasi. Pengembangan produk baru dapat memunculkan risiko operasional, seperti kesalahan sistem, atau risiko reputasi akibat ketidakpuasan nasabah. Oleh karena itu, Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank harus mencakup mekanisme pengendalian risiko yang matang.

Evaluasi risiko dilakukan sejak tahap ide hingga implementasi, sehingga potensi kerugian bisa diminimalkan.

Strategi mitigasi risiko sejak tahap perancangan produk

Mitigasi risiko tidak boleh dilakukan di akhir, melainkan sejak tahap awal perancangan produk. Bank harus menilai kelayakan bisnis, potensi kegagalan teknologi, hingga aspek keamanan data. Pendekatan proaktif ini menjadi bagian penting dari Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Dengan mitigasi yang tepat, bank dapat meluncurkan inovasi baru tanpa mengorbankan stabilitas operasional.

Strategi Meningkatkan Efektivitas Tim dalam Pengembangan Produk & Layanan Bank

Kolaborasi lintas fungsi dan agile project management

Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh ide, tetapi juga oleh tim yang menjalankannya. Penerapan metode agile project management memungkinkan tim bekerja lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan. Dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, kolaborasi lintas fungsi sangat penting agar ide bisa dieksekusi dengan cepat dan efisien.

Tim IT, marketing, compliance, dan operasional harus berjalan beriringan untuk mencapai tujuan yang sama.

Pentingnya budaya inovasi dan continuous improvement

Bank perlu membangun budaya inovasi di setiap lini. Budaya ini mendorong karyawan untuk berani berkreasi dan tidak takut gagal. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang sukses selalu berawal dari lingkungan kerja yang mendukung eksperimen dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Dengan cara ini, ide-ide segar akan terus muncul dan bank dapat mempertahankan keunggulan kompetitifnya di pasar.

Mengukur kinerja tim pengembang produk

Setiap strategi membutuhkan ukuran keberhasilan yang jelas. Kinerja tim pengembang produk dapat diukur melalui indikator seperti waktu peluncuran produk, tingkat adopsi nasabah, dan ROI proyek. Dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank, pengukuran kinerja membantu manajemen menentukan efektivitas proses inovasi serta area yang perlu diperbaiki.

Pendekatan berbasis hasil ini memastikan setiap upaya inovasi memberikan dampak nyata bagi organisasi.

Tantangan dan Solusi dalam Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank di Masa Depan

Persaingan dengan fintech dan digital bank

Fintech dan digital bank kini menjadi pesaing kuat bagi bank konvensional. Mereka menawarkan layanan cepat dan mudah tanpa birokrasi rumit. Untuk bersaing, bank harus memperkuat Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank dengan pendekatan yang lebih inovatif dan adaptif.

Kolaborasi dengan fintech juga dapat menjadi solusi strategis untuk memperluas jangkauan dan mempercepat adopsi teknologi.

Adaptasi terhadap kebutuhan nasabah generasi muda

Generasi muda memiliki ekspektasi tinggi terhadap layanan digital. Mereka ingin kemudahan, transparansi, dan kontrol penuh atas keuangan mereka. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank harus mampu menjawab kebutuhan ini dengan menciptakan produk berbasis gaya hidup digital, seperti dompet elektronik, investasi mikro, atau fitur gamifikasi keuangan.

Pendekatan ini tidak hanya menarik minat generasi muda, tetapi juga membangun loyalitas jangka panjang.

Pentingnya kecepatan inovasi dan keamanan sistem digital

Kecepatan inovasi menjadi penentu utama keberhasilan di era digital. Namun, di sisi lain, keamanan siber juga tidak boleh diabaikan. Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank yang baik harus menyeimbangkan antara kecepatan dan perlindungan data.

Dengan kombinasi inovasi cepat dan keamanan tinggi, bank dapat mempertahankan kepercayaan nasabah sekaligus tetap kompetitif di pasar digital yang berkembang pesat.

Strategi Perancangan dan Pengembangan Produk & Layanan Bank bukan lagi sekadar kegiatan teknis, tetapi sudah menjadi strategi inti dalam membangun masa depan perbankan. Di tengah perubahan perilaku nasabah dan kemajuan teknologi, inovasi menjadi faktor kunci keberhasilan.

Bank yang mampu merancang produk secara adaptif, mengelola risiko dengan baik, dan menumbuhkan budaya inovasi di dalam organisasi akan selalu selangkah lebih maju dibanding pesaingnya. Dengan demikian, strategi ini bukan hanya menciptakan layanan yang efisien, tetapi juga membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah di era digital perbankan yang semakin kompetitif.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram