Home » Pelatihan Script Writing for Corporate Videos

Pelatihan Script Writing for Corporate Videos

Selamat datang di pelatihan Script Writing for Corporate Videos. Di era digital yang serba visual ini, video telah menjadi media komunikasi paling efektif bagi perusahaan untuk menyampaikan pesan, memperkenalkan brand, hingga membangun hubungan emosional dengan audiens. Namun, di balik video yang kuat dan menggugah, selalu ada satu elemen penting yang tak boleh diabaikan: naskah atau script yang ditulis dengan cermat. Tanpa skrip yang solid, bahkan produksi video dengan teknologi tercanggih pun bisa kehilangan arah, pesan, dan daya tarik. Karena itulah, kemampuan menulis skrip untuk video korporat kini menjadi skill yang sangat dibutuhkan — baik oleh tim pemasaran, komunikasi, konten kreatif, maupun para profesional di bidang PR dan branding.

Pelatihan Script Writing for Corporate Videos

Pelatihan Script Writing for Corporate Videos ini termasuk dalam materi pelatihan Kehumasan & Public Relation, yang dirancang khusus untuk membantu para peserta memahami proses kreatif dalam merancang skrip video yang bukan hanya informatif, tapi juga inspiratif dan menggerakkan. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan bagaimana menulis kata demi kata, tetapi juga bagaimana menyusun strategi komunikasi melalui video, mulai dari membuat video brief yang kuat, mengidentifikasi tujuan dan audiens, hingga merancang pesan yang relevan dan mudah diingat. Peserta juga akan dibimbing untuk mengubah pesan-pesan bisnis yang kompleks menjadi alur cerita yang menarik, dengan struktur dramatis yang tepat dan dialog yang realistis.

Lebih dari sekadar belajar menulis, pelatihan ini juga mengasah sensitivitas peserta terhadap narasi visual dan storytelling yang sesuai dengan citra serta tujuan brand. Dengan pendekatan praktis dan studi kasus yang aplikatif, peserta akan mampu menghasilkan naskah video korporat yang efektif—yang bukan hanya layak tayang, tapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perusahaan.

APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?

  1. Write a Video Brief
    • Why you're making your video,
    • What it needs to achieve,
    • Who you're speaking to,
    • What you want them to do after watching
    • What the message of your video is.
  2. Turn Your Message into a Story
    • How to create marketable premise for motion picture and TV
    • How to develop marketable story
    • How to write story, dramatic moment and act
    • How to write realistic dialogue
    • How to prepare screenplay professionally

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  • Peserta pelatihan mampu untuk menulis script untuk corporate video dengan baik
  • Peserta pelatihan mampu untuk mengetahui metode yang tepat dalam penulisan screen script

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Manajer Humas atau PR
  • Staff Humas atau PR
  • Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Script Writing for Corporate Videos

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

JADWAL PELATIHAN SCRIPT WRITING FOR CORPORATE VIDEOS

  • 20-21 Januari 2025 
  • 12-13 Februari 2025 
  • 5-6 Maret 2025 
  • 23-24 April 2025 
  • 13-14 Mei 2025 
  • 4-5 Juni 2025 
  • 9-10 Juli 2025 
  • 20-21 Agustus 2025 
  • 1-2 September 2025
  • 15-16 Oktober 2025 
  • 19-20 November 2025 
  • 29-30 Desember 2025

BIAYA PELATIHAN

Pelatihan Script Writing for Corporate Videos Public

Biaya Public Training silahkan hubungi kami.

Durasi pelatihan : 2 hari.

Catatan :

  1. Harga diatas adalah harga untuk public training di Yogyakarta.
  2. Biaya pelatihan sudah termasuk ruang pelatihan di hotel beserta perlengkapan pelatihan, makan siang, coffee break 2x, modul materi, sertifikat, training kit dan souvenir.
  3. Biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi (penginapan) peserta pelatihan.
  4. Biaya sudah termasuk biaya pajak.
  5. Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.

Pelatihan Script Writing for Corporate Videos Online

Biaya Online Training silahkan hubungi kami.

Durasi pelatihan : 2 hari.

Catatan:

  1. Harga diatas adalah harga untuk online training.
  2. Pelatihan online menggunakan media Zoom Meeting atau media lainnya sesuai kebutuhan.
  3. Biaya pelatihan sudah termasuk Softcopy materi pelatihan, rekaman video pelatihan & Sertifikat pelatihan.
  4. Biaya sudah termasuk biaya pajak.
  5. Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.

5 Kesalahan Fatal dalam Script Writing for Corporate Videos yang Harus Dihindari

Di era digital seperti sekarang, video menjadi salah satu alat komunikasi paling efektif dalam dunia bisnis. Namun, di balik sebuah video yang mampu menarik perhatian dan menggugah emosi audiens, selalu ada naskah atau skrip yang dirancang dengan cermat. Inilah yang disebut dengan Script Writing for Corporate Videos. Tanpa skrip yang kuat dan terarah, video perusahaan hanya akan menjadi tontonan biasa tanpa makna yang membekas.

Dikutip dari brafton.com. Script Writing for Corporate Videos bukan hanya soal menulis kalimat demi kalimat. Ini adalah proses strategis untuk menyampaikan pesan perusahaan secara ringkas, jelas, dan emosional. Tujuan artikel ini adalah membongkar lima kesalahan fatal yang sering terjadi dalam penulisan skrip video korporat. Dengan memahami kesalahan ini, kamu bisa menyusun skrip yang lebih tajam dan berdampak.

1. Tidak Memahami Tujuan Utama Script Writing for Corporate Videos

Kesalahan dalam Merumuskan Pesan Inti

Salah satu kesalahan paling umum adalah tidak tahu apa sebenarnya tujuan dari video yang dibuat. Banyak penulis skrip langsung terjun menulis tanpa menyadari pesan inti yang ingin disampaikan. Padahal, pesan inti adalah fondasi utama dari Script Writing for Corporate Videos. Jika pesan ini kabur, maka seluruh narasi akan ikut goyah.

Contohnya, jika video bertujuan untuk memperkenalkan produk baru, maka skrip harus fokus pada keunggulan produk tersebut. Jangan sampai video malah terjebak membahas hal-hal lain yang tidak relevan. Pesan yang tidak jelas akan membuat audiens bingung, bahkan bisa kehilangan minat di tengah video.

Akibat dari Skrip yang Tidak Selaras dengan Tujuan Bisnis

Ketika skrip tidak sejalan dengan visi bisnis, hasilnya bisa kontraproduktif. Misalnya, perusahaan ingin meningkatkan kepercayaan publik, tetapi skrip justru berisi jargon teknis yang sulit dipahami. Hal ini membuat komunikasi menjadi tidak efektif.

Tujuan dari Script Writing for Corporate Videos adalah menjembatani pesan bisnis dengan cara yang mudah dicerna. Jika tujuan bisnis tidak menjadi landasan skrip, maka video bisa kehilangan arah dan tidak memberikan dampak nyata.

Cara Mengidentifikasi Objective yang Jelas

Sebelum menulis satu kata pun, tanyakan dulu: "Apa yang ingin dicapai lewat video ini?" Apakah ingin membangun brand awareness? Menarik investor? Atau mungkin memperkenalkan nilai-nilai perusahaan?

Menentukan objective di awal akan membantumu menentukan tone, alur cerita, bahkan durasi video. Ini adalah langkah penting dalam proses Script Writing for Corporate Videos yang sering diabaikan, padahal sangat menentukan arah dan kualitas akhir skrip.

2. Mengabaikan Audiens dalam Script Writing for Corporate Videos

Kesalahan dalam Menyusun Tone dan Gaya Bahasa

Setiap audiens memiliki cara pandang dan bahasa yang berbeda. Kesalahan fatal berikutnya adalah menggunakan tone yang tidak sesuai. Misalnya, menyampaikan pesan serius dengan gaya terlalu santai, atau sebaliknya. Ini bisa membuat pesan terasa tidak tulus atau malah tidak nyambung.

Dalam Script Writing for Corporate Videos, tone dan gaya bahasa harus disesuaikan dengan karakter audiens. Untuk audiens profesional, gunakan bahasa yang formal tapi tetap humanis. Jika audiens adalah milenial, boleh menggunakan gaya bahasa yang lebih santai dan visual.

Tidak Menyesuaikan dengan Segmen Audiens yang Dituju

Banyak skrip yang ditulis tanpa mempertimbangkan siapa yang akan menontonnya. Akibatnya, video jadi terasa generik dan tidak menyentuh kebutuhan spesifik penonton. Padahal, penonton ingin merasa bahwa video itu dibuat khusus untuk mereka.

Segmentasi audiens sangat penting dalam Script Writing for Corporate Videos. Skrip untuk investor tentu berbeda dengan skrip untuk calon pelanggan. Semakin kamu mengenali audiens, semakin kuat koneksi yang bisa dibangun melalui cerita.

Tips Memahami Karakter dan Kebutuhan Penonton

Mulailah dengan riset sederhana: siapa audiensmu? Apa masalah yang mereka hadapi? Apa solusi yang mereka cari? Dari sini kamu bisa menyusun skrip yang relevan dan tepat sasaran.

Jangan lupa gunakan bahasa yang mereka pahami dan contoh yang relate dengan kehidupan mereka. Itulah kunci Script Writing for Corporate Videos yang menyentuh hati dan pikiran audiens.

3. Skrip Terlalu Panjang dan Tidak Fokus: Musuh Utama Script Writing for Corporate Videos

Akibat Membuat Video Terlalu Bertele-tele

Dalam dunia digital yang serba cepat, perhatian orang sangat terbatas. Jika skrip terlalu panjang dan bertele-tele, penonton bisa cepat bosan dan meninggalkan video sebelum pesan utama disampaikan. Ini jelas merugikan.

Kesalahan ini sering terjadi karena penulis ingin memasukkan semua informasi ke dalam satu video. Padahal, dalam Script Writing for Corporate Videos, lebih baik fokus pada satu pesan utama daripada mencoba menjelaskan semuanya sekaligus.

Pentingnya Struktur Narasi yang Singkat, Padat, dan Jelas

Struktur adalah tulang punggung sebuah skrip. Tanpa struktur yang jelas, cerita akan terasa lompat-lompat dan membingungkan. Mulailah dengan pembukaan yang kuat, isi yang fokus, dan penutup yang menggugah.

Gunakan kalimat yang singkat dan langsung ke poin. Dalam Script Writing for Corporate Videos, setiap detik sangat berharga. Maka jangan buang waktu dengan kata-kata kosong atau pengulangan yang tidak perlu.

Teknik Membuat Alur Cerita yang Engaging

Salah satu cara agar skrip tidak membosankan adalah dengan menggunakan storytelling. Buat cerita yang memiliki konflik, emosi, dan resolusi. Gunakan karakter atau situasi nyata yang bisa membuat penonton merasa terlibat.

Dengan pendekatan naratif, Script Writing for Corporate Videos akan terasa lebih hidup dan menggugah, bukan sekadar presentasi data biasa.

4. Gagal Membuat Opening yang Kuat dalam Script Writing for Corporate Videos

Pentingnya 5 Detik Pertama dalam Menarik Perhatian

Penonton akan memutuskan apakah mereka akan menonton video hingga selesai hanya dalam beberapa detik pertama. Inilah mengapa opening dalam skrip sangat krusial. Sayangnya, banyak penulis skrip tidak memberi perhatian cukup pada bagian ini.

Dalam Script Writing for Corporate Videos, 5 detik pertama harus bisa membangkitkan rasa penasaran, emosi, atau urgensi. Jika tidak, penonton akan segera skip atau scroll ke konten lain.

Contoh Pembukaan yang Menarik dan Tidak Biasa

Alih-alih memulai dengan logo atau profil perusahaan, cobalah buka dengan pertanyaan menggugah, fakta mengejutkan, atau visual yang kuat. Misalnya: "Tahukah Anda bahwa 60% bisnis gagal karena miskomunikasi internal?"

Pendekatan seperti ini lebih efektif dalam menarik perhatian dibanding sekadar perkenalan standar. Gunakan kreativitasmu dalam Script Writing for Corporate Videos untuk menciptakan pembuka yang memorable.

Kesalahan Umum dalam Lead-in dan Cara Menghindarinya

Kesalahan yang sering terjadi adalah lead-in yang terlalu lambat, penuh narasi membosankan, atau langsung menampilkan informasi teknis. Ini membuat penonton kehilangan minat sejak awal.

Solusinya: fokus pada masalah nyata atau cerita menarik sejak awal. Jangan menunggu terlalu lama untuk sampai ke inti pesan. Ini adalah prinsip penting dalam Script Writing for Corporate Videos yang berdampak.

5. Tidak Menyertakan Call to Action (CTA) yang Jelas dan Strategis

CTA sebagai Bagian Krusial dari Skrip

Setelah menonton video, apa yang harus dilakukan penonton? Tanpa Call to Action (CTA) yang jelas, mereka tidak tahu langkah selanjutnya. Sayangnya, banyak skrip yang lupa atau tidak menuliskan CTA secara strategis.

Dalam Script Writing for Corporate Videos, CTA bisa berupa ajakan untuk mengunjungi website, menghubungi tim sales, atau sekadar membagikan video. Tanpa CTA, semua upaya komunikasi bisa jadi sia-sia.

Dampak Buruk dari CTA yang Membingungkan atau Tidak Ada

CTA yang ambigu seperti "Silakan hubungi kami kapan saja" terdengar pasif dan kurang menggugah. CTA harus jelas, spesifik, dan memberikan urgensi. Jika tidak, penonton tidak akan terdorong untuk bertindak.

Tanpa CTA yang kuat, kamu kehilangan peluang konversi. Padahal, inti dari Script Writing for Corporate Videos adalah mendorong audiens untuk bergerak sesuai tujuan bisnis.

Contoh CTA yang Efektif dalam Konteks Video Korporat

CTA yang baik bersifat langsung dan relevan. Contoh: "Kunjungi situs kami hari ini dan temukan solusi untuk bisnis Anda," atau "Klik tombol subscribe untuk mendapatkan update terbaru dari kami."

Gunakan CTA yang selaras dengan isi video dan tujuan komunikasimu. Dalam Script Writing for Corporate Videos, CTA adalah penutup yang menentukan dampak.

Menulis skrip video perusahaan bukan sekadar merangkai kata-kata, tapi seni menyampaikan pesan bisnis dengan cara yang menyentuh dan efektif. Lima kesalahan yang telah dibahas di atas adalah jebakan umum yang bisa mengurangi dampak komunikasi visual kamu.

Dengan menghindari kesalahan dalam Script Writing for Corporate Videos, kamu bisa menciptakan video yang tidak hanya informatif, tapi juga menggugah dan menginspirasi audiens untuk bertindak. Mulailah dengan memahami tujuan, mengenal audiens, menyusun alur cerita yang fokus, membuka dengan kuat, dan menutup dengan CTA yang strategis. Itulah kunci menciptakan video korporat yang benar-benar berpengaruh.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram