Selamat datang di pelatihan Public Relations Management. Di era informasi yang serba cepat dan terbuka seperti sekarang, keberadaan Public Relations (PR) bukan lagi sekadar pelengkap dalam struktur organisasi, tetapi telah menjadi bagian strategis yang menentukan citra, reputasi, dan bahkan arah keberlangsungan sebuah lembaga atau perusahaan. PR modern tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan, membentuk opini publik, serta mengelola komunikasi yang efektif antara organisasi dan seluruh pemangku kepentingan.

Pelatihan Public Relations Management ini termasuk dalam materi pelatihan Kehumasan & Public Relation, yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, fungsi, dan praktik terbaik dalam dunia kehumasan yang terus berkembang. Mulai dari pengenalan dasar tentang apa itu PR, bagaimana fungsinya dalam organisasi, hingga etika profesi dan kode etik IPRA yang menjadi standar global. Peserta akan dibimbing untuk memahami bagaimana PR bekerja dalam kerangka manajemen strategis melalui model RACE (Research, Action Planning, Communication, Evaluation) yang menjadi fondasi dalam merancang program PR yang efektif.
Lebih jauh, pelatihan ini juga mengupas perencanaan kampanye PR, strategi pengelolaan stakeholder, teknik membangun hubungan dengan media, hingga keterampilan praktis seperti menulis press release, menyusun pidato, dan mengelola konferensi pers. Tidak ketinggalan, peserta akan dibekali dengan pemahaman tentang manajemen krisis dan bagaimana PR memainkan peran vital dalam menjaga reputasi saat terjadi gangguan atau tekanan publik. Sebagai penutup, pelatihan ini juga mengajak peserta memahami tren PR terkini, termasuk tantangan dan peluang di era digital serta perubahan ekspektasi publik terhadap transparansi dan kecepatan informasi.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menjadi praktisi PR yang andal, adaptif, dan profesional dalam menghadapi dinamika komunikasi publik di dunia modern.
APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?
- Pengantar Public Relations
- Etika dan Profesionalisme PR
- Sasaran umum PR dalam organisasi
- Kode Etik IPRA dan penerapannya dalam konteks lokal
- Proses Manajemen Public Relations (RACE Model)
- Research
- Action Planning
- Communication
- Evaluation
- Perencanaan Kampanye PR
- Tujuan dan manfaat kampanye PR
- Jenis-jenis kampanye PR
- Strategi membentuk opini publik
- Stakeholder Management
- Identifikasi dan klasifikasi stakeholder
- Strategi menjalin komunikasi yang efektif
- Media Relations dan Press Tools
- Membangun hubungan dengan media
- Teknik menulis press release yang efektif
- Dasar-dasar menyusun dan membawakan pidato
- Dasar Manajemen Krisis dalam PR
- Jenis dan kategori krisis
- Strategi mempertahankan reputasi saat krisis
- Peran PR sebelum, selama, dan pasca-krisis
- Mengelola Press Conference
- Kapan dan mengapa konferensi pers dilakukan
- Tipe-tipe press conference
- Strategi dan etiket saat menghadapi media
- Tren Terkini dalam Dunia PR
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar, fungsi, dan peran Public Relations dalam organisasi modern.
- Peserta pelatihan mampu meningkatkan kesadaran terhadap etika dan profesionalisme dalam praktik PR.
- Peserta pelatihan mampu menguasai tahapan proses manajemen PR: penelitian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
- Peserta pelatihan mampu mengenali dan memahami karakteristik stakeholder yang beragam.
- Peserta pelatihan mampu mempelajari strategi dasar PR seperti media relations, press release, public speaking, dan manajemen krisis.
TARGET PESERTA PELATIHAN
- Manajer Humas atau PR
- Staff Humas atau PR
- Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar pelatihan Public Relations Management
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
JADWAL PELATIHAN PUBLIC RELATIONS MANAGEMENT
- 13-14 Januari 2025
- 19-20 Februari 2025
- 19-20 Maret 2025
- 16-17 April 2025
- 5-6 Mei 2025
- 25-26 Juni 2025
- 16-17 Juli 2025
- 13-14 Agustus 2025
- 24-25 September 2025
- 8-9 Oktober 2025
- 12-13 November 2025
- 17-18 Desember 2025
BIAYA PELATIHAN
Pelatihan Public Relations Management Public
Biaya Public Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan :
- Harga diatas adalah harga untuk public training di Yogyakarta.
- Biaya pelatihan sudah termasuk ruang pelatihan di hotel beserta perlengkapan pelatihan, makan siang, coffee break 2x, modul materi, sertifikat, training kit dan souvenir.
- Biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi (penginapan) peserta pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
Pelatihan Public Relations Management Online
Biaya Online Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan:
- Harga diatas adalah harga untuk online training.
- Pelatihan online menggunakan media Zoom Meeting atau media lainnya sesuai kebutuhan.
- Biaya pelatihan sudah termasuk Softcopy materi pelatihan, rekaman video pelatihan & Sertifikat pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
Public Relations Management di Era Media Sosial: Bagaimana Membangun Engagement yang Tahan Lama?
Dalam satu dekade terakhir, cara kita berkomunikasi mengalami pergeseran besar-besaran. Media sosial hadir bukan hanya sebagai platform berbagi, tapi menjadi medan utama bagi organisasi dan brand untuk menjangkau publik. Tak lagi terpaku pada siaran pers atau media cetak, kini hubungan dengan publik berlangsung secara real-time dan dua arah. Di sinilah Public Relations Management (PRM) bertransformasi: dari sekadar pengelola pesan, menjadi pengatur narasi yang hidup dalam dunia digital.
Media sosial membuka ruang bagi komunikasi yang jauh lebih dinamis. Audiens kini tidak lagi pasif. Mereka bisa merespons, mengkritik, bahkan menciptakan opini sendiri. Hal ini menuntut Public Relations Management untuk lebih gesit, transparan, dan adaptif dalam membentuk strategi komunikasi. Dikutip dari investopedia.com, PR bukan hanya soal menyampaikan informasi, tapi membangun koneksi emosional yang mampu menciptakan keterlibatan (engagement) yang kuat.
Di era di mana perhatian publik sangat terbagi, engagement menjadi mata uang paling berharga. Organisasi yang mampu menciptakan keterlibatan tinggi akan lebih mudah membangun loyalitas dan kepercayaan publik. Maka dari itu, peran Public Relations Management kini tidak bisa dilepaskan dari upaya menciptakan engagement yang berkelanjutan di media sosial.
Memahami Esensi Public Relations Management di Media Sosial
Evolusi PR Tradisional ke PR Digital
Dulu, PR identik dengan hubungan media, konferensi pers, dan peliputan di koran atau TV. Kini, PR harus melek teknologi dan memahami perilaku digital audiens. Public Relations Management modern menuntut penguasaan berbagai platform digital, dari Instagram hingga TikTok. Konten bukan lagi bersifat satu arah, melainkan harus bisa memicu interaksi dan partisipasi publik.
Perbedaan Pendekatan PR Konvensional vs Digital
Pendekatan konvensional cenderung terpusat dan formal. Di sisi lain, PR digital lebih cair, fleksibel, dan sangat personal. Public Relations Management di era media sosial menekankan pada kecepatan tanggap, empati, dan kemampuan untuk "bercerita" yang menggugah emosi. Audiens lebih suka konten yang relatable daripada yang terlalu kaku atau korporatif.
Peran Strategis Media Sosial dalam PR Modern
Media sosial bukan hanya alat penyebar pesan, tetapi juga kanal untuk mendengar publik. Ini adalah saluran strategis untuk mengamati tren, mengukur sentimen, dan melakukan komunikasi langsung. Dalam Public Relations Management, media sosial menjadi jembatan utama antara organisasi dan masyarakat yang tak bisa diabaikan.
Pilar Utama dalam Public Relations Management untuk Meningkatkan Engagement
Konsistensi Pesan Komunikasi
Konsistensi adalah kunci. Brand yang konsisten menyampaikan nilai, misi, dan gaya komunikasinya akan lebih mudah dikenali dan dipercaya. Dalam Public Relations Management, pesan yang konsisten menciptakan persepsi yang kuat dan stabil di benak audiens. Ini berlaku di semua platform—baik Twitter yang serba cepat maupun LinkedIn yang lebih profesional.
Humanisasi Brand dalam Interaksi Digital
Manusia lebih suka berinteraksi dengan manusia, bukan institusi kaku. Oleh karena itu, PR digital harus menghadirkan brand sebagai sosok yang hangat, responsif, dan peduli. Public Relations Management mendorong komunikasi yang lebih empatik, menggunakan bahasa sehari-hari yang membumi, serta memberi ruang bagi audiens untuk terlibat.
Kecepatan Respons dan Komunikasi Dua Arah
Waktu respons sangat menentukan persepsi publik. Audiens menghargai brand yang cepat menanggapi pertanyaan atau keluhan. Dalam kerangka Public Relations Management, komunikasi dua arah berarti membangun dialog, bukan hanya monolog. Ini membangun rasa dihargai dan memperkuat hubungan jangka panjang.
Strategi Public Relations Management dalam Membangun Hubungan yang Autentik
Membangun Cerita (Storytelling) yang Relevan dan Emosional
Cerita adalah cara paling efektif untuk menyampaikan nilai dan visi. Storytelling yang menyentuh perasaan akan lebih mudah diingat dan dibagikan. Public Relations Management memanfaatkan cerita untuk menyampaikan pesan brand dengan cara yang lebih personal dan menggugah.
Memanfaatkan Konten User-Generated (UGC)
Konten buatan pengguna memberi bukti sosial (social proof) yang sangat kuat. Ketika audiens merasa dilibatkan, mereka akan lebih terhubung dengan brand. Public Relations Management yang baik mendorong partisipasi ini melalui kampanye berbasis komunitas atau hashtag yang interaktif.
Mengedepankan Nilai Transparansi dan Empati
Transparansi menciptakan kepercayaan, dan empati memperkuat hubungan. Di era informasi terbuka, publik sangat peka terhadap sikap dan nilai yang ditunjukkan brand. Public Relations Management harus mengedepankan keterbukaan, terutama saat menghadapi kritik atau krisis.
Platform Media Sosial dan Pendekatan Khusus dalam Public Relations Management
Instagram: Visual Engagement dan Micro-Influencers
Instagram sangat efektif untuk visual branding. Gambar dan video pendek bisa menyampaikan pesan lebih cepat dan menarik. Public Relations Management di Instagram juga melibatkan kolaborasi dengan micro-influencer yang lebih dipercaya dan relatable bagi audiens.
Twitter/X: Respons Cepat dan Isu Terkini
Twitter/X adalah platform real-time. Cocok untuk tanggapan cepat, pernyataan resmi, dan mengikuti isu-isu yang sedang berkembang. Public Relations Management memanfaatkan Twitter untuk memperkuat citra sebagai brand yang tanggap dan terhubung dengan publik.
LinkedIn: Kredibilitas Profesional dan Thought Leadership
Di LinkedIn, PR berperan membangun kredibilitas institusi dan pimpinan perusahaan. Konten yang dibagikan lebih bersifat edukatif dan inspiratif. Public Relations Management di sini menekankan pada reputasi, nilai tambah, dan positioning sebagai pemimpin di industri.
TikTok: Kampanye Kreatif dan Viralitas
TikTok menuntut kreativitas dan kecepatan adaptasi. Public Relations Management di TikTok harus memahami tren audio-visual dan bahasa generasi muda. Kampanye di TikTok bisa menciptakan viralitas jika dikemas dengan cerdas dan menyentuh sisi emosional.
Metrik dan Analitik dalam Public Relations Management untuk Menilai Engagement
Engagement Rate, Sentiment Analysis, Reach & Impressions
Mengukur keberhasilan PR tidak bisa hanya dari jumlah like. Engagement rate menunjukkan seberapa aktif audiens merespons. Sentiment analysis memberi gambaran tentang persepsi publik. Semua metrik ini penting dalam evaluasi Public Relations Management yang efektif.
Tools yang Mendukung Analisis Performa PR Digital
Berbagai tools seperti Hootsuite, Sprout Social, atau Google Analytics membantu tim PR membaca data secara lebih mendalam. Dengan alat ini, Public Relations Management bisa lebih akurat merumuskan strategi dan mengantisipasi dinamika publik.
Tantangan Public Relations Management di Era Media Sosial
Menghadapi Komentar Negatif dan Krisis Online
Komentar negatif bisa muncul kapan saja dan menyebar cepat. Public Relations Management harus siap dengan protokol penanganan krisis digital. Kunci utamanya adalah kecepatan, kejujuran, dan komunikasi yang tenang.
Menjaga Konsistensi Brand Voice di Banyak Platform
Masing-masing platform punya gaya komunikasi berbeda. Tantangannya adalah menjaga agar pesan tetap konsisten, meski dikemas dengan cara yang beragam. Public Relations Management harus memastikan setiap tim memahami dan menerapkan panduan komunikasi brand.
Mengatur Ekspektasi Publik yang Terus Berubah
Ekspektasi publik bergerak dinamis seiring tren dan isu sosial. Public Relations Management perlu terus melakukan riset dan adaptasi agar pesan yang disampaikan selalu relevan dan diterima dengan baik.
Rekomendasi Praktis untuk Meningkatkan Public Relations Management di Media Sosial
Jadwal Konten yang Strategis dan Fleksibel
Perencanaan konten penting agar komunikasi tidak bersifat reaktif. Namun, fleksibilitas juga perlu agar bisa cepat menyesuaikan diri dengan isu yang muncul. Public Relations Management harus punya kalender konten sekaligus ruang improvisasi.
Kolaborasi dengan Tim Digital Marketing
PR dan marketing bukan dua dunia yang terpisah. Kolaborasi akan menciptakan pesan yang lebih kuat dan konsisten. Public Relations Management yang efektif selalu bekerja lintas tim untuk menyatukan narasi brand.
Evaluasi Berkala dan Continuous Improvement
PR bukan pekerjaan sekali jadi. Evaluasi secara rutin penting untuk mengetahui efektivitas strategi. Public Relations Management harus terbuka terhadap data, feedback, dan perubahan agar bisa terus berkembang dan relevan.
Public Relations Management akan terus berkembang seiring perubahan teknologi dan perilaku publik. Yang tidak boleh berubah adalah fokus pada membangun hubungan yang tulus, terbuka, dan bernilai. Engagement bukan hanya tentang angka, tapi tentang koneksi yang bertahan. Di era media sosial, PR bukan lagi tentang siapa yang paling keras bicara, tapi siapa yang paling tulus dan konsisten mendengarkan.
