Selamat datang di pelatihan Monitoring & Evaluation for Public Relation. Dalam dunia kehumasan yang dinamis dan terus berkembang, keberhasilan sebuah program Public Relation (PR) tidak hanya diukur dari seberapa besar eksposur yang dihasilkan atau seberapa sering kegiatan diliput media. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana aktivitas PR tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap tujuan strategis organisasi. Di sinilah peran Monitoring dan Evaluasi (M&E) menjadi sangat krusial. Melalui pendekatan yang sistematis dan terukur, proses monitoring dan evaluasi memungkinkan praktisi humas untuk menilai efektivitas kegiatan, memahami persepsi audiens, serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk peningkatan berkelanjutan.

Pelatihan "Monitoring & Evaluation for Public Relation" ini termasuk dalam materi pelatihan Kehumasan & Public Relation, yang dirancang khusus untuk para praktisi humas, staf komunikasi, maupun pengelola program komunikasi organisasi yang ingin mengasah kemampuan dalam mengintegrasikan M&E ke dalam setiap siklus kegiatan kehumasan. Pelatihan ini tidak hanya membahas tahapan-tahapan humas dalam menjalankan fungsinya, tetapi juga mengupas tuntas prinsip-prinsip dasar M&E, pentingnya menetapkan tujuan yang terukur, hingga strategi menyusun laporan evaluasi yang informatif dan berdampak.
Lebih jauh, pelatihan ini akan membantu peserta memahami bagaimana menghubungkan metrik dengan tujuan komunikasi, mengukur output dan outcome secara tepat, serta melakukan survei persepsi audiens secara efektif. Dilengkapi dengan pembahasan model evaluasi, faktor-faktor kritis dalam perencanaan aktivitas PR, hingga strategi mengatasi kendala dalam proses monitoring dan evaluasi, pelatihan ini diharapkan mampu membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan praktis yang aplikatif. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berbasis kebutuhan lapangan, pelatihan ini menjadi investasi penting bagi profesional PR yang ingin meningkatkan kualitas kerja sekaligus kontribusinya terhadap reputasi organisasi.
APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?
- Tahapan Humas/PR dalam menjalankan fungsinya
- Prinsip – prinsip monitoring & evaluasi
- Strategi menanamkan evaluasi ke dalam proses perencanaan
- Pentingnya menetapkan tujuan yang terukur
- Strategi menghubungkan metrik dengan tujuan
- Strategi menempatkan evaluasi di dalam perencanaan aktifitas PR
- Faktor – faktor kritis yang harus dipertimbangkan dalm merencanakan aktifitas PR
- Model evaluasi dan metode pengukuran
- Perbedaan outputs & outcome dan batasan pengukurannya
- Strategi pengukuran output aktifitas PR
- Strategi pengukuran dan survey pendapat audiens
- Strategi penyusunan laporan hasil monitoring & evaluasi aktifitas PR
- Kendala dan permasalahan yang sering muncul dalam proses monitoring & evaluasi aktifitas PR
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami tren terkini dalam evaluasi PR dalam memenuhi tantangan dan tuntutan evaluasi PR modern.
- Peserta pelatihan mampu memahami langkah dan teknik dalam melakukan evaluasi PR
TARGET PESERTA PELATIHAN
- Manajer Humas atau PR
- Staff Humas atau PR
- Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Monitoring & Evaluation for Public Relation
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
JADWAL PELATIHAN MONITORING & EVALUATION FOR PUBLIC RELATION
- 20-21 Januari 2025
- 12-13 Februari 2025
- 19-20 Maret 2025
- 23-24 April 2025
- 7-8 Mei 2025
- 4-5 Juni 2025
- 3-4 Juli 2025
- 20-21 Agustus 2025
- 3-4 September 2025
- 20-21 Oktober 2025
- 19-20 November 2025
- 29-30 Desember 2025
BIAYA PELATIHAN
Pelatihan Monitoring & Evaluation for Public Relation Public
Biaya Public Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan :
- Harga diatas adalah harga untuk public training di Yogyakarta.
- Biaya pelatihan sudah termasuk ruang pelatihan di hotel beserta perlengkapan pelatihan, makan siang, coffee break 2x, modul materi, sertifikat, training kit dan souvenir.
- Biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi (penginapan) peserta pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
Pelatihan Monitoring & Evaluation for Public Relation Online
Biaya Online Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan:
- Harga diatas adalah harga untuk online training.
- Pelatihan online menggunakan media Zoom Meeting atau media lainnya sesuai kebutuhan.
- Biaya pelatihan sudah termasuk Softcopy materi pelatihan, rekaman video pelatihan & Sertifikat pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
5 Alasan Kenapa Monitoring & Evaluation for Public Relation Penting untuk Reputasi Organisasi
Di era informasi yang bergerak cepat seperti sekarang, membangun dan menjaga reputasi organisasi menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap remeh. Opini publik dapat terbentuk hanya dari satu unggahan media sosial atau pemberitaan media online yang viral. Di sinilah peran penting public relation (PR) atau kehumasan diuji. Tapi pertanyaannya, bagaimana kita bisa tahu apakah strategi PR yang kita jalankan sudah efektif atau belum?
Jawabannya ada pada Monitoring & Evaluation for Public Relation. Dua aktivitas ini adalah fondasi untuk mengukur apakah kegiatan humas kita berhasil mencapai tujuannya. Bukan hanya sekadar melihat jumlah publikasi, tapi juga menilai bagaimana persepsi publik terhadap organisasi terbentuk dan berkembang.
Artikel ini akan membahas 5 alasan utama mengapa Monitoring & Evaluation for Public Relation adalah elemen penting dalam menjaga reputasi organisasi. Kita akan mengulasnya satu per satu dengan bahasa yang mudah dipahami dan aplikatif.
Apa Itu Monitoring & Evaluation for Public Relation?
Definisi Monitoring dalam Kehumasan
Sebelum masuk ke alasan-alasannya, penting untuk memahami dulu apa itu Monitoring & Evaluation for Public Relation. Monitoring adalah proses pengumpulan data atau informasi secara berkala tentang pelaksanaan kegiatan kehumasan. Tujuannya untuk memastikan bahwa aktivitas PR berjalan sesuai rencana dan mengidentifikasi isu yang mungkin muncul di tengah jalan.
Definisi Evaluasi dan Peran Analitik
Sementara itu dikutip dari brand24.com, evaluasi adalah proses penilaian terhadap hasil dari kegiatan PR. Apakah kampanye yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap citra organisasi? Apakah pesan yang disampaikan dipahami dengan baik oleh audiens sasaran? Evaluasi menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan pendekatan yang lebih analitis dan berbasis data.
Hubungan Monitoring dan Evaluasi dalam PR
Monitoring dan evaluasi tidak bisa dipisahkan dalam konteks PR. Keduanya saling melengkapi untuk memberikan gambaran utuh tentang kinerja komunikasi yang dilakukan organisasi. Tanpa M&E, PR hanya menjadi aktivitas satu arah yang sulit diukur keberhasilannya.
Alasan 1: Membantu Mengukur Efektivitas Strategi Komunikasi
Menentukan Apakah Pesan Tersampaikan dengan Baik
Salah satu manfaat paling nyata dari Monitoring & Evaluation for Public Relation adalah kemampuannya dalam mengukur seberapa efektif strategi komunikasi yang dijalankan. Banyak organisasi yang menjalankan kampanye PR dengan semangat tinggi, tapi tanpa alat ukur yang jelas. Hasilnya, sulit untuk mengetahui apakah pesan yang dikirim benar-benar sampai ke target audiens.
Insight dari Data Monitoring dan Evaluasi
Dengan melakukan monitoring, kita bisa melihat seberapa sering nama organisasi disebut di media, bagaimana sentimennya (positif, negatif, atau netral), dan apakah media yang meliput sesuai dengan target komunikasi. Evaluasi kemudian akan mengolah data itu menjadi insight: apakah kita perlu mengganti pesan, media, atau bahkan strategi komunikasinya.
Komunikasi yang Berdampak dan Terarah
Tanpa proses ini, PR hanya sebatas kegiatan menyebar informasi tanpa tahu dampaknya. Monitoring & Evaluation for Public Relation memastikan bahwa komunikasi kita bukan hanya nyaring, tapi juga tepat sasaran dan berdampak.
Alasan 2: Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi
Pentingnya Pelaporan dalam Tim PR
Di organisasi modern, setiap unit kerja harus mampu menunjukkan kontribusinya, termasuk tim humas. Monitoring & Evaluation for Public Relation memungkinkan tim PR menunjukkan secara konkret bahwa apa yang mereka lakukan memberikan hasil yang nyata.
Dokumentasi dan Bukti Kinerja
Melalui monitoring, aktivitas PR bisa dilacak dan didokumentasikan. Berapa banyak siaran pers yang dirilis? Berapa media yang memuatnya? Apa saja kegiatan offline dan online yang dilakukan? Semua bisa tercatat dengan rapi. Ketika dievaluasi, data-data ini menjadi bukti kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Mendorong Transparansi dan Profesionalisme
Ini penting terutama saat harus melapor ke manajemen atau pemangku kepentingan lain. Transparansi bukan lagi sekadar jargon, tapi bisa dibuktikan melalui data hasil monitoring dan evaluasi. Hal ini juga mendorong budaya kerja yang lebih profesional dan berorientasi pada hasil.
Alasan 3: Menyediakan Data untuk Pengambilan Keputusan
Dasar Pengambilan Keputusan yang Objektif
Dalam dunia PR, keputusan yang diambil tidak boleh hanya berdasarkan intuisi. Harus ada data yang mendasari. Inilah mengapa Monitoring & Evaluation for Public Relation sangat berharga. Ia menyediakan informasi berbasis bukti yang bisa digunakan untuk merancang strategi selanjutnya.
Contoh Implementasi Data dalam Strategi PR
Misalnya, jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa kampanye media sosial lebih banyak menjangkau generasi muda dibandingkan media cetak, maka kita tahu ke mana fokus komunikasi selanjutnya. Atau jika monitoring menunjukkan bahwa pemberitaan negatif meningkat setelah peluncuran produk, maka kita bisa segera menelusuri penyebabnya dan merespons dengan cepat.
PR sebagai Mitra Strategis
Data dari proses monitoring dan evaluasi membantu PR berperan sebagai strategic advisor, bukan hanya eksekutor. Keputusan yang diambil jadi lebih tajam, tepat, dan minim risiko.
Alasan 4: Mendeteksi dan Mengantisipasi Krisis Reputasi
Deteksi Dini Krisis melalui Monitoring
Salah satu ketakutan terbesar dalam dunia PR adalah krisis reputasi. Sekali organisasi diterpa isu negatif, memperbaiki citra bisa memakan waktu bertahun-tahun. Tapi dengan Monitoring & Evaluation for Public Relation, potensi krisis bisa dideteksi lebih awal.
Langkah Antisipatif Sebelum Krisis Muncul
Monitoring yang dilakukan secara real-time memungkinkan tim PR melihat gejala-gejala awal seperti peningkatan keluhan pelanggan, pemberitaan negatif, atau perbincangan media sosial yang mengarah ke hal negatif. Dengan deteksi dini, kita bisa menyiapkan langkah antisipasi sebelum krisis meledak.
Evaluasi Pasca Krisis untuk Perbaikan
Evaluasi juga penting setelah krisis terjadi. Dari sana, kita bisa melihat apa yang salah, apa yang bisa diperbaiki, dan bagaimana ke depan bisa lebih siap. M&E menjadikan PR bukan hanya pemadam kebakaran saat krisis, tapi juga penjaga gerbang yang aktif mencegahnya.
Alasan 5: Menunjukkan Nilai Strategis Fungsi Humas
PR sebagai Pilar Penting Organisasi
Banyak yang masih menganggap PR sebagai fungsi pelengkap, bukan inti. Ini terjadi karena kerja PR sering kali sulit diukur. Tapi dengan Monitoring & Evaluation for Public Relation, nilai strategis PR bisa ditunjukkan secara konkret.
Bukti Nyata Kontribusi PR
Ketika tim PR mampu menyajikan data yang menunjukkan peningkatan brand awareness, penurunan sentimen negatif, atau efektivitas pesan kampanye, maka posisi mereka dalam organisasi akan lebih dihargai. M&E memberi bukti bahwa PR berkontribusi langsung pada tujuan strategis organisasi, seperti kepercayaan publik, loyalitas pelanggan, hingga mitigasi risiko.
PR sebagai Mitra Manajemen
PR bukan lagi hanya tukang publisitas, tapi mitra strategis manajemen. Dan semua itu dimungkinkan jika kita mengintegrasikan proses monitoring dan evaluasi ke dalam setiap aktivitas komunikasi yang dilakukan.
Dari kelima alasan yang telah dibahas, semakin jelas bahwa Monitoring & Evaluation for Public Relation bukanlah sekadar formalitas, tapi bagian esensial dari strategi komunikasi yang efektif. Ia membantu mengukur efektivitas strategi, meningkatkan akuntabilitas, menyediakan data pengambilan keputusan, mendeteksi krisis lebih dini, hingga menunjukkan nilai strategis fungsi PR.
Untuk organisasi yang ingin menjaga dan membangun reputasinya di tengah dinamika komunikasi digital, tidak ada pilihan lain selain mulai serius dalam menerapkan M&E dalam aktivitas humas. Mulailah dari hal kecil: catat setiap kegiatan, ukur dampaknya, dan jadikan data sebagai kompas arah komunikasi ke depan.
Dengan mengadopsi Monitoring & Evaluation for Public Relation secara konsisten, organisasi tidak hanya akan lebih siap menghadapi tantangan komunikasi, tapi juga akan tampil lebih kuat, kredibel, dan dipercaya publik.
