Selamat datang di pelatihan Digital Writing Skill for Corporate Branding. Di era digital yang serba cepat dan kompetitif ini, kekuatan sebuah merek korporat tidak hanya ditentukan oleh produk atau jasa yang ditawarkan, tetapi juga oleh bagaimana perusahaan tersebut berkomunikasi secara strategis di dunia maya. Corporate branding bukan lagi sekadar urusan desain logo atau slogan menarik, melainkan menyangkut reputasi, identitas, dan bagaimana sebuah organisasi membangun kepercayaan publik melalui pesan-pesan yang ditulis dan disebarkan secara online.

Melalui pelatihan Digital Writing Skill for Corporate Branding ini, para peserta akan diajak memahami bagaimana tulisan yang tepat, strategis, dan etis dapat menjadi alat utama dalam membentuk citra dan reputasi korporasi. Pelatihan ini menggabungkan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar corporate branding dengan keterampilan praktis menulis untuk berbagai kanal digital. Mulai dari media sosial, blog perusahaan, hingga komunikasi resmi via email atau website.
Tidak hanya itu, peserta juga akan dibekali dengan wawasan tentang bagaimana mengelola komunikasi virtual secara profesional, mengenal berbagai jenis sajian penulisan online, dan mengaplikasikan standar etika komunikasi digital. Pelatihan ini termasuk dalam materi pelatihan Kehumasan & Public Relation, yang dirancang agar peserta mampu memetakan audiens online dengan tepat, memilih gaya bahasa yang sesuai, serta mengembangkan ide-ide tulisan yang selaras dengan tujuan branding perusahaan.
Di tengah tantangan komunikasi modern, termasuk menghadapi potensi krisis di media online, keterampilan menulis digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Melalui sesi interaktif dan praktik langsung, pelatihan ini akan menjadi bekal penting bagi siapa pun yang ingin membangun citra korporasi yang kuat, konsisten, dan relevan di era digital.
APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?
- Konsep dasar Corporate Branding
- Konsep bagaimana manajemen reputasi dan identitas korporat / organisasi beraksi melalui media yang digunakan.
- Virtual / Online Communication
- Proses komunikasi,
- Ragam sajian penulisan online
- Standar etika komunikasi online
- Pemetaan khalayak online.
- Writing Skill
- Memahami perbedaan gaya penulisan untuk beragam media online.
- Strategi pencarian dan pengembangan ide tulisan
- Strategi berinteraksi di media online secara efektif & profesional
- Strategi menghadapi krisis di media online
- Praktek menulis
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami terkait Komunikasi Online melalui media digital resmi perusahaan (Website dan sosial media perusahaan)
- Peserta pelatihan mampu memahami dan meningkatkan keterampilan penulisan online untuk mendukung branding perusahaan dan menarik minat khalayak pada media digital resmi perusahaan (Website dan sosial media perusahaan).
- Peserta pelatihan mampu memahami dan mengembangkan media digital resmi perusahaan (Website dan sosial media perusahaan) yang efektif sebagai media untuk memperkuat identitas korporat dan meningkatkan branding perusahaan serta perhatian pada salah satu prinsip Good Corporate Governance (GCG) yaitu Prinsip Transparansi.
TARGET PESERTA PELATIHAN
- Staff Humas atau PR
- Semua elemen di perusahaan yang terlibat didalam Digital Writing Skill for Corporate Branding
- Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Digital Writing Skill for Corporate Branding
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
JADWAL PELATIHAN DIGITAL WRITING SKILL FOR CORPORATE BRANDING
- 6-7 Januari 2025
- 26-27 Februari 2025
- 12-13 Maret 2025
- 9-10 April 2025
- 13-14 Mei 2025
- 18-19 Juni 2025
- 3-4 Juli 2025
- 6-7 Agustus 2025
- 29-30 September 2025
- 13-14 Oktober 2025
- 5-6 November 2025
- 10-11 Desember 2025
BIAYA PELATIHAN
Pelatihan Digital Writing Skill for Corporate Branding Public
Biaya Public Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan :
- Harga diatas adalah harga untuk public training di Yogyakarta.
- Biaya pelatihan sudah termasuk ruang pelatihan di hotel beserta perlengkapan pelatihan, makan siang, coffee break 2x, modul materi, sertifikat, training kit dan souvenir.
- Biaya belum termasuk transportasi dan akomodasi (penginapan) peserta pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
Pelatihan Digital Writing Skill for Corporate Branding Online
Biaya Online Training silahkan hubungi kami.
Durasi pelatihan : 2 hari.
Catatan:
- Harga diatas adalah harga untuk online training.
- Pelatihan online menggunakan media Zoom Meeting atau media lainnya sesuai kebutuhan.
- Biaya pelatihan sudah termasuk Softcopy materi pelatihan, rekaman video pelatihan & Sertifikat pelatihan.
- Biaya sudah termasuk biaya pajak.
- Untuk permintaan materi custom (yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta) atau in house training dapat menghubungi kami di sini.
Digital Writing Skill for Corporate Branding: Senjata Rahasia Public Relation di Era Media Sosial
Dunia kehumasan kini telah bergeser secara drastis. Kalau dulu public relation (PR) hanya berkutat pada konferensi pers dan rilis berita cetak, kini para praktisi PR harus beradaptasi dengan dunia digital yang cepat, dinamis, dan penuh tuntutan. Media sosial, blog, dan situs web menjadi saluran komunikasi utama perusahaan. Perubahan ini menuntut keterampilan baru: digital writing.
Public relation tak lagi hanya menyusun pesan yang rapi dan formal. Mereka kini dituntut mampu menyampaikan pesan brand dengan gaya yang menarik, komunikatif, dan mudah diterima oleh audiens digital. Dalam konteks inilah, Digital Writing Skill for Corporate Branding hadir sebagai salah satu keahlian yang tak bisa diabaikan.
Digital writing bukan sekadar menulis di internet. Ini adalah kemampuan menyusun pesan secara strategis untuk membangun citra perusahaan yang kuat dan konsisten di dunia maya. Maka, kemampuan ini menjadi senjata rahasia bagi PR di era media sosial.
Apa Itu Digital Writing Skill for Corporate Branding?
Definisi dan Cakupan Digital Writing dalam Konteks Branding
Digital Writing Skill for Corporate Branding adalah kemampuan menulis yang difokuskan untuk membangun, menguatkan, dan menjaga identitas merek sebuah perusahaan melalui media digital. Ini melibatkan teknik menyusun kata yang tidak hanya informatif, tetapi juga merefleksikan nilai dan karakter perusahaan.
Dikutip dari linkedin.com, skill ini tidak hanya mencakup pembuatan konten blog atau artikel. Ia juga meliputi caption media sosial, copy untuk website, email marketing, hingga konten interaktif seperti infografik dan video script. Semuanya harus ditulis dengan kesadaran akan tujuan branding.
Perbedaan antara Digital Writing dengan Penulisan Konvensional
Digital writing menuntut pendekatan yang lebih singkat, padat, dan langsung. Berbeda dengan penulisan konvensional yang lebih naratif dan formal, gaya digital writing harus bisa menarik perhatian dalam hitungan detik. Judul yang kuat, paragraf pendek, dan kalimat yang to the point adalah ciri khasnya.
Selain itu, digital writing sangat memperhatikan aspek visual. Struktur tulisan, penggunaan bullet point, hingga pemilihan kata kunci semuanya disusun agar mudah dipindai oleh mata—dan oleh algoritma mesin pencari.
Peran Tone of Voice dan Gaya Bahasa Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki "suara" atau tone yang khas. Apakah brand tersebut ingin tampil formal, santai, humoris, atau inspiratif? Digital Writing Skill for Corporate Branding menuntut penulis untuk bisa menyesuaikan gaya bahasa dengan kepribadian brand tersebut.
Tone of voice bukan hanya soal gaya bicara, tapi juga mencerminkan nilai-nilai yang ingin ditampilkan perusahaan. Misalnya, perusahaan teknologi biasanya memilih tone yang informatif dan inovatif, sementara brand kuliner bisa memilih gaya yang lebih akrab dan menggoda.
Pentingnya Digital Writing Skill for Corporate Branding dalam Strategi PR
Membangun Citra dan Kredibilitas Perusahaan secara Konsisten
Dalam dunia PR, citra adalah segalanya. Lewat digital writing, pesan-pesan perusahaan bisa dikomunikasikan secara konsisten dan terstruktur di berbagai platform digital. Konsistensi ini penting agar audiens merasa familiar dan percaya dengan brand tersebut.
Digital Writing Skill for Corporate Branding membantu menjaga keseragaman narasi dan pesan, dari situs resmi hingga unggahan media sosial. Ini memperkuat kredibilitas perusahaan dan membuatnya tampak profesional.
Meningkatkan Engagement dan Trust Audiens Digital
Tulisan yang relevan, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan audiens akan menghasilkan interaksi yang tinggi. Ketika audiens merasa terhubung secara emosional atau mendapatkan manfaat dari konten yang disajikan, mereka akan lebih percaya dan loyal terhadap brand.
Kepercayaan ini tidak bisa dibangun dalam semalam. Dibutuhkan kemampuan digital writing yang tepat sasaran agar pesan bisa sampai dan mengena di hati pembaca. Inilah yang membuat skill ini jadi aset penting dalam strategi PR.
Menyesuaikan Pesan dengan Karakteristik Platform Sosial Media
Setiap platform digital punya karakter yang berbeda. LinkedIn menuntut gaya formal dan profesional, sementara Instagram lebih visual dan santai. Twitter menuntut kepadatan informasi dalam karakter terbatas, sedangkan TikTok mengandalkan kecepatan dan kreativitas.
Digital Writing Skill for Corporate Branding memungkinkan PR menyesuaikan pesan dengan gaya dan algoritma masing-masing platform. Ini akan memaksimalkan jangkauan dan efektivitas komunikasi brand di dunia digital.
Komponen Utama dalam Digital Writing Skill for Corporate Branding
Headline yang Menarik dan Relevan dengan Brand
Headline adalah pintu masuk pertama untuk menarik perhatian pembaca. Dalam dunia digital, headline yang kuat bisa jadi penentu apakah konten akan dibaca atau diabaikan. Oleh karena itu, penulis harus mampu menciptakan judul yang menggugah rasa ingin tahu tanpa mengorbankan kejelasan.
Dalam konteks Digital Writing Skill for Corporate Branding, headline harus tetap selaras dengan citra perusahaan. Jangan hanya mengejar klik—pastikan judul mencerminkan kualitas isi dan tone brand.
Copywriting yang Persuasif tanpa Kehilangan Integritas
Copywriting adalah seni menjual lewat tulisan. Tapi dalam corporate branding, persuasi tidak boleh mengorbankan kredibilitas. Konten harus bisa mendorong audiens untuk bertindak (membeli, mendaftar, atau berbagi), namun tetap menjaga etika dan nilai brand.
Digital Writing Skill for Corporate Branding mengajarkan cara membuat copy yang menggugah tanpa gimmick murahan. Penggunaan kata-kata yang tepat, struktur kalimat yang efektif, dan penekanan pada manfaat nyata adalah kuncinya.
Storytelling sebagai Teknik Memperkuat Nilai Brand
Manusia menyukai cerita. Melalui storytelling, brand bisa menunjukkan nilai, misi, dan kisah di balik produk atau layanan. Cerita yang baik membangun koneksi emosional, yang membuat brand lebih diingat dan dihargai.
Digital writing memungkinkan storytelling disampaikan dalam berbagai format—artikel, video script, hingga thread Twitter. Skill ini penting dalam PR modern karena mampu mengubah informasi menjadi pengalaman yang berkesan.
Penggunaan Keyword dan Tagar untuk Jangkauan Lebih Luas
Search Engine Optimization (SEO) adalah bagian penting dari digital writing. Penggunaan kata kunci yang tepat akan meningkatkan peluang konten muncul di hasil pencarian. Begitu juga dengan penggunaan tagar (hashtag) di media sosial yang memperluas jangkauan dan memperkuat visibilitas brand.
Digital Writing Skill for Corporate Branding mengajarkan bagaimana menyeimbangkan antara penulisan yang natural dan kebutuhan optimasi mesin pencari. Ini bukan hanya soal ranking, tapi juga soal ditemukan oleh audiens yang tepat.
Digital Writing Skill for Corporate Branding di Media Sosial
Adaptasi Gaya Penulisan untuk Instagram, LinkedIn, Twitter, dan TikTok
Setiap platform memiliki budaya komunikasinya sendiri. Instagram menekankan visual, jadi caption harus singkat dan menyatu dengan gambar. LinkedIn menuntut penulisan profesional yang penuh insight. Twitter mengandalkan punchline dan kecepatan, sementara TikTok membutuhkan naskah yang dinamis dan mudah diikuti.
Menguasai Digital Writing Skill for Corporate Branding berarti mampu menyesuaikan gaya tulis dengan konteks setiap media ini. Ini memastikan pesan brand tersampaikan secara maksimal dan tepat sasaran.
Cara Menulis Caption yang Mencerminkan Brand Voice
Caption bukan sekadar deskripsi gambar. Ia adalah ruang untuk memperkuat pesan brand dan mendorong keterlibatan. Gaya bahasa, emoji, bahkan panjang kalimat semuanya harus dipilih dengan cermat agar sesuai dengan karakter brand.
Penulisan caption yang baik juga memuat call to action (CTA) yang jelas—ajak audiens untuk menyukai, membagikan, atau memberikan komentar. Ini mendorong interaksi dan memperluas jangkauan pesan.
Penulisan Konten Interaktif: Polling, Q&A, dan Call to Action
Konten interaktif membuat audiens merasa dilibatkan. Melalui polling, kuis, atau sesi tanya-jawab, brand bisa membangun kedekatan dan mendapatkan insight berharga dari followers.
Digital Writing Skill for Corporate Branding mencakup kemampuan merancang pertanyaan dan CTA yang tidak hanya menggugah minat, tapi juga mendorong partisipasi. Bahasa yang digunakan harus komunikatif, bersahabat, dan sesuai dengan karakter audiens.
Kesalahan Umum dalam Digital Writing Skill for Corporate Branding
Konten Terlalu Kaku atau Formal
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan bahasa yang terlalu resmi di platform yang justru menuntut pendekatan yang lebih santai. Ini membuat audiens merasa jauh dan sulit terhubung secara emosional.
Brand yang sukses tahu kapan harus formal, dan kapan harus membumi. Digital Writing Skill for Corporate Branding menuntut kepekaan dalam memilih gaya bahasa yang sesuai dengan konteks dan audiens.
Tidak Mengenal Target Audiens
Menulis tanpa memahami siapa yang membaca adalah kesalahan fatal. Pesan yang disusun bisa jadi tidak relevan, membosankan, atau bahkan menyinggung.
Skill digital writing mengajarkan pentingnya memahami demografi, kebutuhan, dan bahasa yang digunakan oleh audiens. Semakin tepat sasaran konten, semakin tinggi engagement yang bisa dicapai.
Mengabaikan Nilai Brand Consistency dan Tone
Inkonsistensi dalam gaya tulisan bisa merusak identitas brand. Misalnya, menggunakan tone yang serius di satu platform dan sangat santai di platform lain, tanpa ada benang merah.
Digital Writing Skill for Corporate Branding membantu menjaga keseragaman suara brand di berbagai kanal komunikasi. Ini penting untuk membangun citra yang kuat dan mudah dikenali.
Tips Praktis Mengasah Digital Writing Skill for Corporate Branding
Latihan Rutin Menulis Konten Pendek dan Panjang
Keterampilan menulis tidak bisa dibangun dalam semalam. Luangkan waktu untuk latihan rutin—menulis caption, artikel, atau bahkan naskah video pendek. Semakin sering berlatih, semakin tajam intuisi dalam memilih kata dan menyusun struktur kalimat.
Latihan juga membantu meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas dalam menyesuaikan gaya tulis untuk berbagai kebutuhan brand.
Menganalisis Insight dari Konten Terdahulu
Setiap konten yang dipublikasikan bisa menjadi bahan evaluasi. Gunakan data seperti jumlah like, komentar, share, dan waktu tayang untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak.
Dengan menganalisis performa konten, penulis bisa mengetahui jenis tulisan seperti apa yang paling resonan dengan audiens, dan memperbaiki pendekatan di masa depan.
Belajar dari Kompetitor dan Brand Besar
Amati bagaimana perusahaan-perusahaan besar menyusun pesan mereka di dunia digital. Pelajari tone yang mereka gunakan, gaya visual, hingga strategi storytelling mereka.
Bukan untuk meniru, tapi untuk mendapatkan inspirasi dan pemahaman lebih luas tentang bagaimana Digital Writing Skill for Corporate Branding diterapkan secara nyata dan efektif.
